Minggu, 10 Mei
Injil Yohanes 8:12
Yesus berkata, “Akulah terang dunia; barangsiapa mengikut Aku, ia tidak akan berjalan dalam kegelapan, melainkan ia akan mempunyai terang hidup.”
Pasal 8 ayat 12 menyatakan sebuah kebenaran rohani tentang terang yang kekal bagi orang percaya. Terang melambangkan kehidupan, kebenaran, dan arah yang jelas, sedangkan kegelapan melambangkan dosa, kebingungan, dan keterpisahan dari Tuhan. Dalam kehidupan sehari-hari, manusia sering berada dalam kegelapan. Kita mungkin menghadapi kebingungan dalam mengambil keputusan, pergumulan dalam menghadapi masalah, atau bahkan terjebak dalam dosa yang membuat hati kita jauh dari Tuhan. Tanpa terang, manusia berjalan tanpa arah dan mudah tersandung.
Yesus datang sebagai terang yang sejati. Ia tidak hanya menunjukkan jalan, tetapi Ia sendiri adalah jalan itu. Ketika kita memilih untuk mengikuti Yesus, kita tidak lagi berjalan dalam kegelapan. Firman-Nya menerangi langkah kita, Roh Kudus menuntun hati kita, dan kasih-Nya memberi kita keberanian untuk melangkah.
Namun, mengikuti terang berarti kita juga harus meninggalkan kegelapan. Tidak mungkin seseorang berjalan dalam terang tetapi masih mencintai dosa. Ada panggilan untuk bertobat, untuk berubah, dan untuk hidup dalam kebenaran.
