Rabu, 13 Mei
Kisah Para Rasul 9:36-43
9:36 Di Yope ada seorang murid perempuan bernama Tabita–dalam bahasa Yunani Dorkas. Perempuan itu banyak sekali berbuat baik 1 dan memberi sedekah. 9:37 Tetapi pada waktu itu ia sakit lalu meninggal. Dan setelah dimandikan, mayatnya dibaringkan di ruang atas. 9:38 Lida dekat dengan Yope. Ketika murid-murid mendengar, bahwa Petrus ada di Lida, mereka menyuruh dua orang kepadanya dengan permintaan: “Segeralah datang ke tempat kami.” 9:39 Maka berkemaslah Petrus dan berangkat bersama-sama dengan mereka. Setelah sampai di sana, ia dibawa ke ruang atas dan semua janda datang berdiri dekatnya dan sambil menangis mereka menunjukkan kepadanya semua baju dan pakaian, yang dibuat Dorkas waktu ia masih hidup. 9:40 Tetapi Petrus menyuruh mereka semua keluar, lalu ia berlutut dan berdoa. Kemudian ia berpaling ke mayat itu dan berkata: “Tabita, bangkitlah!” Lalu Tabita membuka matanya dan ketika melihat Petrus, ia bangun lalu duduk. 9:41 Petrus memegang tangannya dan membantu dia berdiri. Kemudian ia memanggil orang-orang kudus beserta janda-janda, lalu menunjukkan kepada mereka, bahwa perempuan itu hidup. 9:42 Peristiwa itu tersiar di seluruh Yope dan banyak orang menjadi percaya kepada Tuhan. 9:43 Kemudian dari pada itu Petrus tinggal beberapa hari di Yope, di rumah seorang yang bernama Simon, seorang penyamak kulit.
Dorkas disebut juga dengan nama Tabita ( rusa betina). Ia tinggal di daerah Yope. Apa yang dilakukan seorang Dorkas?, sehingga banyak orang yang sedih dan tidak mau kehilangan dia, setelah kematiannya?. Apa saja yang dilakukan Dorkas semasa hidupnya, sehingga membuat pribadi- pribadi disekitarnya sangat kehilangan kehadirannya. Ayat 36, dicatat Dorkas banyak sekali berbuat baik dan memberi sedekah. Apakah Dorkas sangat kaya dan menjadi dermawan?. Dorkas hanyalah seorang wanita sederhana yang bisa menjahit baju. Membuat dan membagikannya kepada orang sekitarnya, terutama para janda. Kasih dan rasa peduli yang sangat besar di lakukan oleh Dorkas di masa hidupnya. Bahkan melalui peristiwa kematiannyapun, tetap menjadi berkat bagi sesama.
Banyak orang yang kehilangan keberadaan Dorkas berduka, menangis, dan berdoa mengharapkan kasih Tuhan. Dan melalui pelayanan Petrus Tuhan membangkitkan Dorkas. Menghidupkannya kembali dan hadir ditengah saudara-saudara di Yope. Bahkan melalui peristiwa itu, tersiar diseluruh Yope, sehingga banyak orang menjadi percaya kepada Tuhan. Belajar dari Dorkas. Dia memberi teladan yang hidup, penuh kasih yang nyata, yang memberkati dan memuliakan nama Tuhan.
