Jumat, 15 Mei
Persekutuan Yang Indah
Kisah Para Rasul 2 :41-47
2:41 Orang-orang yang menerima perkataannya itu memberi diri dibaptis dan pada hari itu jumlah mereka bertambah kira-kira tiga ribu jiwa. 2:42 Mereka bertekun dalam pengajaran rasul-rasul dan dalam persekutuan. Dan mereka selalu berkumpul untuk memecahkan roti dan berdoa. 2:43 Maka ketakutanlah mereka semua, sedang rasul-rasul itu mengadakan banyak mujizat dan tanda. 2:44 Dan semua orang yang telah menjadi percaya tetap bersatu, dan segala kepunyaan mereka adalah kepunyaan bersama, 2:45 dan selalu ada dari mereka yang menjual harta miliknya, lalu membagi-bagikannya kepada semua orang sesuai dengan keperluan masing-masing. 2:46 Dengan bertekun dan dengan sehati mereka berkumpul tiap-tiap hari dalam Bait Allah. Mereka memecahkan roti di rumah masing-masing secara bergilir dan makan bersama-sama dengan gembira dan dengan tulus hati, 2:47 sambil memuji Allah. Dan mereka disukai semua orang. Dan tiap-tiap hari Tuhan menambah jumlah mereka dengan orang yang diselamatkan.
Jemaat mula-mula hidup dalam persekutuan yang indah, bertekun dalam pengajaran rasul, memecahkan roti, dan berdoa bersama. Sehati berbagi memenuhi kebutuhan sesama dan disukai banyak orang. Mereka hidup dalam pola komunitas yang berfokus pada kasih, kesatuan, dan ketergantungan pada Tuhan. Persekutuan yang mencerminkan kasih Kristus. Ada pepatah mengatakan dekat api menjadi panas, Dekat es menjadi dingin. Kedekatan sangat berpengaruh dan berdampak. Dengan siapa kita mendekat? Dekat Kristus akan membawa perubahan semakin serupa Dia. Menunjukan buah dan karakter kasih Kristus. Dan dekat persekutuan anggota tubuh Kristus yang lainnya, akan membuat kasih Tuhan semakin kuat. Saling membangun dan melengkapi. Mari semakin bertumbuh, giat didalam persekutuan, belajar firman, saling mendoakan, dan berbagi dalam perhatian kasih yang nyata. Jangan menjauh, jangan menjadi kendor, mari semakin giat dalam melakukannya. Terus berbuah manis melalui persekutuan yang indah, yang memuliakan nama Tuhan.
