B E R S U K A C I T A L A H !

B E R S U K A C I T A L A H !

bacaan : Filipi 4 : 4 – 9

Bersukacitalah senantiasa dalam Tuhan ! Sekali lagi kukatakan: Bersukacitalah! 
(Filipi 4 : 4)

Ada seorang anak yang tinggal di desa yang sangat jauh dari perkotaan, yang susah sinyal dan jarang dilalui transportasi umum. Anak itu memiliki seorang teman yang tinggal di pusat kota. Dengan kondisinya saat itu, satu-satunya hal yang membuatnya tersenyum lebar adalah pesan dari temannya itu. Kondisinya tidak kekurangan tapi tidak bisa juga dibilang berkecukupan. Bukan karena orang tuanya tidak bekerja, hanya saja pemasukan keluarga itu hanya dari satu sumber, ayahnya. Sedangkan di dalam rumah itu, ada 5 kepala yang harus dihidupi. Gawai yang dia pakai saat ini pun adalah gawai bekas milik temannya itu.

Suatu ketika, sekolah mengadakan lokakarya di pusat kota, betapa senangnya dia mendengar kabar itu. Sudah terbayang olehnya kalau dia bisa bertemu dengan temannya. Setibanya di rumah, dengan hati yang berseri-seri dia berniat memberitahu ibu dan ayahnya tentang lokakarya sekolah itu. Belum sempat dia bercerita, sang ayah sudah terlebih dahulu mengajaknya berbicara, dan ternyata sang ayah ingin dia mengalah untuk sekian kalinya, karena uang bulanan sekolah yang harusnya dibayarkan sebagai syarat mengikuti semua kegiatan di sekolah, bulan ini harus dikorbankan untuk membiayai adiknya yang juga baru masuk sekolah. Ia mengurungkan niatnya untuk menyampaikan pada ayahnya terkait lokakarya itu, dia pergi keluar rumah, duduk di bawah pohon di samping rumah, sambil merenung, katanya “ah tidak apa-apa juga aku tidak ikut. Toh aku masih bisa berkirim pesan dengan temanku. Kalau lokakaryanya? Hmm tak masalah juga, aku masih bisa mendengar cerita dari teman-temanku yang lain”. Dengan hati yang tetap bersukacita, dia berniat mengirim pesan dan bercerita pada temannya. Tiba-tiba ponselnya berdering kencang, terlihat nama temannya di layar, segera dia mengangkat telepon itu, dan temannya berkata akan mengunjunginya akhir pekan ini, hari saat lokakarya sekolah diadakan. Semakin bersukacitalah dia “syukurlah aku tidak bisa ikut lokakarya itu kan!”.

Bersukacita dalam segala hal, meski berat, tapi dengan hati yang penuh sukacita dan iman kita yang besar kepada Tuhan, senantiasa percaya akan janji Tuhan, apapun itu, jika kita terima dengan sukacita, pasti tidak sepenuhnya mengecewakan.

—————————————————AMIN——————————————————–

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Contact

Email : sekberbmgj@gmail.com

Kantor Sekretariat Bersama @sinode GKJ
(0298) 326684

© 2022 Created by SekberBMGJ

This website uses cookies to provide you with the best browsing experience.

Accept
Decline