KEMERDEKAAN SEJATI

KEMERDEKAAN SEJATI

Rabu, 27 Mei

Galatia 5:13

Saudara-saudara, memang kamu telah dipanggil untuk merdeka. Tetapi janganlah kamu mempergunakan kemerdekaan itu sebagai kesempatan untuk kehidupan dalam dosa, melainkan layanilah seorang akan yang lain oleh kasih.

Bapak/Ibu yang dikasihi Tuhan, Semua orang suka kata “merdeka”. Kita senang mendengar kata tersebut karena, bebas untuk memilih, bebas bertindak, bebas menjalani hidup sesuai keinginan. Tetapi sering kali, banyak manusia salah memahami arti kemerdekaan. Banyak orang berpikir merdeka berarti bebas melakukan apa saja, merdeka berarti, tidak ada batasan, merdeka berarti hidup untuk diri sendiri dan lain-lain. Kemerdekaan jika disalah artikan bisa berbahaya, kekebasan tanpa aturan dapat menjadi bencana, bahkan dapat menghancurkan kehidupan kita.

Namun firman Tuhan justru memberikan pengertian yang berbeda. Rasul Paulus, dalam suratnya kepada jemaat di Galatia, mengingatkan bahwa kemerdekaan dalam Kristus bukanlah kebebasan untuk berbuat dosa, tetapi kebebasan untuk mengasihi dan melayani.  Dalam Galatia 5:13 mengatakan bahwa “Kamu telah di panggil untuk merdeka” kemerdekaan yang dimaksud di sini adalah merdeka dari hukum Taurat yang membelenggu, dosa yang memperbudak, usaha manusia untuk menyelamatkan diri sendiri. Melalui karya keselamatan dalam Yesus Kristus, kita tidak lagi hidup dalam perhambaan dosa, tetapi menjadi anak-anak Allah. Artinya bahwa manusia tidak dapat diselamatkan karena perbuatan sendiri. Bahwa kita hidup oleh kasih karunia Allah. Ini adalah kemerdekaan rohani yang sejati. Sehingga kita tidak boleh mempergunakan kemerdekaan itu sebagai kesempatan untuk kembali kepada kehidupan dalam dosa”. Paulus menyadari bahwa kemerdekaan bisa disalahgunakan. Kata “kesempatan” di sini berarti celah atau peluang untuk memuaskan keinginan daging Artinya: Jangan jadikan kasih karunia sebagai alasan untuk hidup sembarangan jangan berpikir: “Karena Tuhan mengampuni, saya bebas berbuat apa saja” Ini adalah peringatan keras: Kemerdekaan tanpa tanggung jawab akan berubah menjadi kehancuran.

Rasul Paulus memberikan pesan lewat Galatia 5:13 bahwa:

  • Kita di panggil untuk Merdeka
  •  bahaya menyalahgunakan kemerdekaan
  •  Untuk apa kemerdekaan yang kita terima ini?

Jadi kemerdekaan yang kita terima bukan kesempatan untuk kita kembali ke dalam dosa, tetapi justru kita dapat pergunakan untuk melayani Tuhan dan sesama dengan kasih yang sudah kita terima dari Tuhan. Kiranya kita dapat menghidupi Firman ini dan menjadi berkat. Amin.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Contact

Email : sekberbmgj@gmail.com

Kantor Sekretariat Bersama @sinode GKJ
(0298) 326684

© 2022 Created by SekberBMGJ

This website uses cookies to provide you with the best browsing experience.

Accept
Decline