Mencari Tuhan Selagi Ia Berkenan Ditemui

Mencari Tuhan Selagi Ia Berkenan Ditemui

Minggu, 13 September

Mencari Tuhan Selagi Ia Berkenan Ditemui

Yesaya 55:6-11

————————————————————————————————————————–

Dalam kehidupan sehari-hari kita pasti pernah mencari sesuatu, entah mencari pekerjaan; mencari penghasilan; mencari kebahagiaan; atau mencari banyak hal yang kita anggap penting. Tetapi di tengah kesibukan itu, terkadang kita justru lupa untuk mencari Tuhan. Di dalam Yesaya 55:6 disitu berkata “Carilah TUHAN selama Ia berkenan ditemui; berserulah kepada-Nya selama Ia dekat!” Ayat ini merupakan undangan Tuhan supaya kita datang kepada Tuhan. Maksudnya adalah Tuhan memberikan kesempatan kepada kita untuk mencari, dan kembali kepada Tuhan. Mencari Tuhan bukan hanya datang beribadah atau berdoa ketika sedang mengalami masalah. Tetapi mencari Tuhan berarti sungguh-sungguh mengarahkan hidup kita kepada Tuhan.

Di ayat 7 disitu juga berkata “Baiklah orang fasik meninggalkan jalannya dan orang jahat meninggalkan rancangannya; baiklah ia kembali kepada Tuhan…” artinya, mencari Tuhan juga berarti kita berani meninggalkan jalan yang salah. Kalau mungkin selama ini ada kebiasaan, sikap, atau dosa yang membuat kita jauh dari Tuhan, kita dipanggil untuk kembali kepada Tuhan. Tetapi ada satu hal yang harus kita tahu bahwa Tuhan itu tidak akan pernah menolak orang yang datang kepada Tuhan dengan hati yang mau bertobat karena Tuhan itu mengasihi dan mau mengampuni kita.

Tetapi perjalanan dalam mencari Tuhan, kita tidak akan selalu memahami jalan yang Tuhan izinkan terjadi. Mengapa? Diayat 8 disitu dikatakan “Rancangan-Ku bukanlah rancanganmu, dan jalanmu bukan jalan-Ku.” Artinya rancangan dan jalan yang Tuhan sediakan buat kita tidak selalu sesuai dengan apa maunya kita, tetapi setiap rancangan dan jalan Tuhan itu pasti yang terbaik buat kita. Namun yang sering terjadi, kita ingin Tuhan bekerja sesuai dengan keinginan kita. Ketika doa kita belum dijawab atau keadaan kita tidak sesuai harapan, kadang-kadang kita mulai bertanya kepada Tuhan. Tetapi melalui Firman Tuhan ini mengajak kita untuk tetap percaya kepada Tuhan bahwa rancangan Tuhan itu lebih indah daripada rancangan kita. Ayat 11 mengatakan Firman Tuhan tidak akan kembali sia-sia. Seperti hujan yang turun dan membuat tanah menghasilkan, begitu juga dengan Firman Tuhan bekerja dalam kehidupan kita.

Oleh karena itu, jangan sampai kita terlalu sibuk mencari banyak hal dalam hidup kita sampai lupa untuk mencari Tuhan. Selagi Tuhan memberikan kesempatan, mari kita datang kepada Tuhan. Dan kalau saat ini kita merasaa jauh dari Tuhan, mari kita kembali. Stefany

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Contact

Email : sekberbmgj@gmail.com

Kantor Sekretariat Bersama @sinode GKJ
(0298) 326684

© 2022 Created by SekberBMGJ

This website uses cookies to provide you with the best browsing experience.

Accept
Decline