SEDERHANA NAMUN BERMAKNA

SEDERHANA NAMUN BERMAKNA

Sabtu, 14 Maret 2026

Bacaan : Mazmur 23 : 1 – 6  |    Pujian : KJ. 415

“Kebajikan dan kasih setia belaka akan mengikuti aku, seumur hidupku;

dan aku akan tinggal dalam Rumah TUHAN sepanjang masa.” (Ayat 6)

SEDERHANA NAMUN BERMAKNA

Mengawali renungan pada saat ini, penting bagi kita untuk merefleksikan keadaan di sekitar kita. Pergumulan ekonomi seakan-akan tidak pilih-pilih dihadapi oleh siapa saja. Mereka yang bekerja di pemerintahan, di perusahaan, atau juga mereka yang bertani. Kita sering mendengar pepatah, “tidak semua hal tentang uang”, tetapi pada kenyataaannya segala kebutuhan hidup membutuhkan uang. Artinya pergumulan ekonomi pasti dihadapi oleh siapa saja, baik dalam skala kecil, menengah, atau besar. Penting untuk kita gumuli bersama, di mana Tuhan Allah ketika kita menghadapi pergumulan, salah satunya adalah pergumulan ekonomi?

Bacaan firman pada hari ini merupakan salah satu bagian dari Mazmur Daud yang cukup terkenal. Allah digambarkan sebagai gembala. Gambaran ini lahir karena pada zaman Perjanjian Lama, gembala adalah orang yang hidup dan tinggal bersama domba-domba mereka dari siang hingga malam. Seorang gembala akan berupaya menjaga kehidupan domba-dombanya dan membawa kawanan dombanya menuju padang rumput hijau untuk makan dengan tenang. Pada akhirnya, kita bisa melihat bagaimana ketergantungan domba-domba itu kepada gembalanya untuk tetap bisa bertahan hidup. Gambaran pemeliharaan Allah bukan hanya sebagai gembala yang membawa dombanya menuju padang rumput, namun sebagai seorang gembala yang menyediakan hidangan bagi domba-dombanya.

Hidup memang serba tidak pasti, bahkan dengan cara dan usaha sekeras apapun, tidak ada yang dapat menjamin hidup kita. Namun melalui firman hari ini, kita diingatkan agar tetap percaya, pasrah, dan bersandar sepenuhnya kepada Tuhan Allah. Dialah Sang Gembala yang Baik, yang menuntun dan memelihara hidup kita. Gambaran gembala yang baik yang dirasakan oleh Daud, pasti dapat kita rasakan juga secara nyata. Mari kita meyakini bahwa Tuhan menjamin hidup kita, bukan dengan kelimpahan, namun dengan kecukupan dan kedamaian yang tidak ternilai. Karenanya di masa Pra-Paskah saat ini, marilah kita mendekat kepada Tuhan dan memulihkan Rumah Tuhan. Ketenangan dan kenyamanan domba-domba yang dijaga oleh Sang Gembala akan nyata kita rasakan dalam hidup kita. Amin. [Otn].

“Domba yang patuh akan merasakan pimpinan dan tuntunan Gembala yang baik.”

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Contact

Email : sekberbmgj@gmail.com

Kantor Sekretariat Bersama @sinode GKJ
(0298) 326684

© 2022 Created by SekberBMGJ

This website uses cookies to provide you with the best browsing experience.

Accept
Decline